Wakil Bupati Kab. Kep. Selayar Drs. H. Muhtar, MM. memberikan apresiasi tinggi atas partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan ibadah qurban tahun 1447 H atau 2026 M. Hewan qurban yang disembelih mendekati hampir 1.000 ekor, yaitu sapi 803 ekor, kerbau 10 ekor dan kambing 165 ekor.
Hal ini disampaikan disela-sela Seminar Pendidikan dan Layanan Keagamaan Berdampak yang diselenggarakan oleh Kemenag Selayar pada Sabtu, 6 Juni 2026 di Ruang Pola Kantor Bupati.
Jumlah hewan qurban ini meningkat secara signifikan dibanding tahun lalu yang sekitar 800-an. Jika dinilai dengan uang, dimana harga seekor sapi adalah 12,5 juta, kerbau 20 juta dan kambing 3 juta, maka total dana yang dikucurkan masyarakat mencapai 11 milyar.
Wabup juga mengingatkan efek pelaksanaan ibadah qurban ini yang sangat luar biasa. Para peternak dalam sekali kesempatan dapat menjual hewan ternaknya dalam jumlah besar, konsumsi daging masyarakat juga meningkat yang berdampak pada peningkatan gizi. Sedangkan perputaran uang yang terjadi mampu menggerakkan sektor ekonomi secara keseluruhan dengan sangat signifikan.
Wabup Muhtar menyinggung peran penyuluh agama dan Kepala KUA dalam menggerakkan masyarakat untuk berqurban. Penyuluh agama saat ini hasil pengangkatan PPPK tahun 2025 yang rata-rata masih muda dan semangat dalam melaksanakan tugas.
Disamping itu dalam pandangan masyarakat penyuluh agama adalah juga ulama yang memberikan wawasan keagamaan dan penggerak dalam menjalankan syariat agama. Berbagai kegiatan keagamaan seperti qurban, aqiqah, peringatan hari besar Islam digerakkan oleh penyuluh agama.
Info lain disampaikan Ir. HM. Haitami, pembina Babussalam yang menyoroti peran perantau yang ikut berqurban di kampungnya. Jumlahnya sangat signifikan, misal di Dusun Bontobuki Desa Buki Timur dari 4 ekor sapi yang disembelih 3 diantaranya dari perantau. Di dusun yang berpenduduk sekitar 300 jiwa jumlah perantaunya cukup tinggi ditandai banyaknya rumah kosong yang ditinggalkan penghuninya.














