KUNJUNGI ALMAMATER SEORANG ALUMNI BABUSSALAM ADAKAN PERTANDINGAN FUTSAL

Kunjungan ke pesantren biasanya diisi dengan pemberian bantuan uang atau sembako.

banner 120x600

Banyak cara mengungkapkan kecintaan pada almamaternya. Seorang alumni Pesantren Babussalam Selayar bernama Abulkhair Abdullah, Apt., M.Farm. datang ke pondok mengajak adik-adik angkatannya mengadakan pertandingan futsal. Maka dibuatlah 8 tim bernama: Posong Kiarang, Kenta Garai, Babussalam, Joget, Koperasi, Terbang, 21 FC dan Sparta.

 

Abulkhair Abdullah (33 tahun) yang saat ini sudah menjadi dosen di Fakultas Farmasi Universitas Khairun Ternate mengungkapkan bahwa rata-rata santri Babussalam hobby olahraga karena sarananya memang tersedia meski sederhana. Setiap sore setelah jamaah ashar dan mengaji para santri biasa berolahraga futsal, volly, basket, bulu tangkis dan pencak silat. Bahkan saat istirahat dan ada jam kosong pun para santri mengisi waktunya dengan berolahraga karena semua sarana olahraga tersebut ada di lingkungan pondok.

 

Abulkhair Abdullah setelah tamat dari Pesantren Babussalam melanjutkan kuliah di UIN Alaudin Makassar (S1) dan Universitas Muhammadiyah Surakarta (S2). Disela-sela liburan Idul Fitri ia sempatkan bersilaturrahim dengan keluarga Babussalam yang memang tidak asing lagi. Ayahnya Drs. Abdullah, M.Pd. pernah mengasuh Babussalam cukup lama, bahkan menjadi kepala sekolah SMA. Sedangkan dia bertiga dengan adik-adiknya adalah alumni Babussalam semua.

 

Acara dilaksanakan Ahad 05/04/26 di lapangan futsal Babussalam. Dari 8 tim dipertandingkan untuk mendapatkan 4 tim pemenang. Selanjutnya diadakan semi final dan final sehingga total terdapat 8 pertandingan yang berlangsung sejak pukul 08.00 Wita hingga menjelang dhuhur. Keluar sebagai juara I tim Babussalam, Juara II Sparta, Juara III Kenta Garai dan Juara IV Terbang. Pencetak gol terbanyak Hasyim dengan 6 gol.

 

Ustadz Salahuddin, S.Pd. merasa bersyukur ada alumni Babussalam seperti Abulkhair Abdullah ini yang kecintaannya pada almamater tidak diragukan lagi. Kreatifitasnya mengadakan pertandingan futsal antar santri patut diacungi jempol, apalagi disertai pemberian hadiah uang kepada para juara. Semoga diberi kesuksesan dalam menjalankan tugas sehari-hari sebagai dosen.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *