Pada Kamis (19/02) pagi beberapa pengurus Pesantren Babussalam menemui Camat Bontomatene Andi Rusmin di kantornya Kelurahan Batangmata untuk membicarakan pelaksanaan Muballigh Hijrah yang direncanakan berlangsung pada 23 Pebruari – 3 Maret 2026. Rombongan pengurus Babussalam terdiri dari Alham Rajab, Muhammad Haitami, Muhammad Ilyas, Abdul Mushawwir dan Masdin berinisiatif menemui Camat Bontomatene mengingat banyaknya hal yang harus dibicarakan, termasuk dukungan Pemerintah setempat dan masyarakat.
Program Muballigh Hijrah tahun ini diikuti 85 santri yang ditempatkan pada 9 lokasi sehingga tiap lokasi terdapat 9-10 santri putra dan putri. Kepastian tempatnya diserahkan kepada Camat yang akan mengadakan rapat dengan Kepala Desa berkenaan dengan hal ini. Kegiatan santri Muballigh Hijrah diantaranya Bakti Sosial, Festival Anak Shalih, Ceramah Ramadhan, Pembinaan BTQ, Memimpin Shalat Tarawih dan Shalat Fardhu, serta Kegiatan Kemasyarakatan.
Merujuk konsep awal Muballigh Hijrah yang sering dikemukakan H. Saiful Arif, SH. selaku Ketua Harian Yayasan, MH ini mestinya diikuti oleh 100 santri terbagi di 10 lokasi dan waktu pelaksanaan 10 hari. Namun tahun ini tidak dapat terlaksana sebagaimana dimaksud karena adanya jadwal ujian tengah semester di bulan Ramadhan dan kurangnya santri yang memenuhi kualifikasi. Bagi santri yang tidak mengikuti MH diadakan KBM di pondok dan Safari Ramadhan di masjid-masjid sekitar pondok.

Selama melaksanakan Program MH santri menginap di rumah warga supaya dapat bersosialisasi dan mengetahui budaya setempat. Apalagi terdapat juga kegiatan wawancara dengan tokoh dan mengenal potensi daerah setempat. Di akhir program diadakan aneka perlombaan (adzan, hafalan surah pendek, praktek shalat, cerdas cermat, pidato dan MTQ), pembagian hadiah dan Peringatan Nuzulul Quran.
Camat Bontomatene Andi Rusmin merasa bersyukur karena Program MH tahun ini ditempatkan di wilayahnya yang terdiri dari 12 desa/kelurahan meskipun mungkin hanya akan diambil 4-5 desa mengingat perlunya koordinasi. Kegiatan MH ini diharapkan memacu masyarakat dalam menyemarakkan ibadah Ramadhan.
Dari pihak Babussalam Alham Rajab selaku Wakil Pimpinan Pesantren berharap partisipasi masyarakat menyambut datangnya santri yang akan melaksanakan kegiatan di wilayahnya sehingga lancar dan sukses. Diakui kemampuan dan pengalaman santri masih terbatas, oleh karenanya dimintakan bimbingan dari para tokoh masyarakat dan panitia masjid.










